Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Jumat, 09 Desember 2022

Kumpulan Makalah Karya Ilmiah Remaja Tahun 2022

Ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMPN 4 Pakenjeng merupakan eskul baru di sekolah. Awal dibentuk bulan Juli 2022. Kegiatan rutin eskul KIR dilaksanakan setiap hari jum'at pukul 13.00 - 15.00 WIB di sekolah. Selain hari jum'at, kegiatan tambahan berupa pelatihan komputer secara intensif digelar setiap hari ahad pagi pukul 08.00 - 12.00 WIB di laboratorium komputer.
Senin, 5 Desember 2022 merupakan hari bersejarah bagi anggota/aktivis KIR, karena untuk pertama kalinya mereka melaksanakan sidang seminar makalah sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah atas apa yang telah mereka tulis dalam makalah. Penyusunan makalah sendiri dikerjakan/disusun kurang lebih selama 2 bulan, karena harus dibimbing/dikonsultasikan kepada para pembimbing agar memperoleh pemahaman dan pengetahuan yang komprehensif mengenai penulisan makalah yang baik. Setelah makalah di acc/disetujui oleh pembimbing, kemudian dilanjutkan dengan seminar.
Kegiatan seminar semula direncanakan hari jum'at 2 desember 2022, tapi karena bersamaan dengan kegiatan lain, maka diundur menjadi hari senin 5 desember 2022 pukul 12.00 hingga pukul 15.00 WIB setelah selesai pelaksanaan PAS Ganjil di sekolah.
Para peserta seminar yang dalam hal ini aktivis KIR dengan gagahnya memakai Jas Almamater sekolah dan mempresentasikan makalah dengan media power point pada layar TV LED dan menggunakan pointer wireless serta disaksikan dan diuji oleh 2 orang penguji yaitu Ibu Hidayatur Roihana, S.Pd. dan Bapak Taqorrub Ubaidillah. Materi yang diuji meliputi tata tulis, tata bahasa dan skill abad 21 yang meliputi critical thinking and problem solving, creativity, collaboration dan communication.

Peserta seminar tampak percaya diri baik saat mempresentasikan makalah, maupun saat merespon berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para penguji dan mereka mampu menjawab dengan baik, sehingga perolehan nilai seminar tidak mengecewakan. Yang artinya hampir seluruh peserta mendapatkan nilai yang baik. Kemudian setelah usai kegiatan seminar dilanjutkan dengan perbaikan/revisi makalah yang telah dikoreksi, diberi saran, masukan oleh dewan penguji.
Berikut ini adalah dokumentasi file makalah para aktivis eskul KIR. File ini sengaja disimpan di web/blog sekolah agar para peserta didik lain dapat termotivasi untuk berkarya dan belajar agar punya keahlian lebih dalam hal ini keahlian ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak semakin tertinggal.

Kumpulan Makalah Karya Ilmiah Remaja Tahun 2022

Judul Makalah: Bencana Alam
Penyusun: Kelompok 1
1. Ayu Puspitasari (IX-E)
2. Futri Zuwita (IX-E)
3. Rizmaya Wulandari (VIII-D)
Download/Lihat Makalah, Klik Disini
Download/Lihat Media Power Point, Klik Disini

Judul Makalah: Kenakalan Remaja
Penyusun: Kelompok 3
1. Intan Nursyfa (IX-E)
2. Karmini (IX-A)
3. Septi Aulia Ulinuha (IX-D)
Download/Lihat Makalah, Klik Disini
Download/Lihat Media Power Point, Klik Disini

Judul Makalah: Penyalahgunaan Narkoba
Penyusun: Kelompok 4
1. Nabila Alnurjahra (IX-C)
2. Nadia Intan Sari (IX-C)
3. Najmi Siro Khotami (IX-B)
4. Safitri Nuri Rahmaini (IX-C)
Download/Lihat Makalah, Klik Disini
Download/Lihat Media Power Point, Klik Disini

Judul Makalah: Perkembangan IPTEK
Penyusun: Kelompok 5
1. Wahyudi (IX-B)
2. Septian Wifqi Ramdani (IX-E)
3. Fadhil Humam Hanafi (VII-A)
4. D. Vina Aulia Utami (IX-A)
Download/Lihat Makalah, Klik Disini
Download/Lihat Media Power Point, Klik Disini
Share:

Kumpulan Produk Digital Mata Pelajaran IPS Kelas VIII dan IX

Di penghujung semester ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023, mata pelajaran IPS mengadakan rangkaian kegiatan bagi peserta didik, yang meliputi pembagian kelompok, merangkum materi, menyusun media slide power point, dan presentasi diskusi/tanya jawab. Rangkaian kegiatan tersebut diagendakan kurang lebih 2 bulan dari awal sampai akhir. Bisa dikatakan bahwa pembelajaran yang dilakukan berbasis proyek, yang nantinya ada produk yang dihasilkan dari kegiatan pembelajaran tersebut.

Tidak mudah untuk merealisasikan kegiatan yang telah direncanakan. Kendala utama adalah ternyata tidak semua peserta didik mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Untuk menyalakan dan mematikan komputer saja tidak sedikit yang masih bingung bagaimana caranya. Sehingga banyak waktu dihabiskan pada kegiatan penyusunan power point daripada kegiatan lainnya.

Namun, ternyata saat presentasi kelompok dilaksanakan, banyak diantara peserta didik terlibat aktif berbicara, baik bertanya, menanggapi, ataupun berdiskusi. Ini sangat menarik, karena di usia remaja, mereka sudah punya keahlian berkomunikasi dengan baik dan punya kepercayaan diri yang bagus.

Dibawah ini merupakan dokumentasi produk karya peserta didik berupa file power point. File tersebut sengaja disimpan di media blog/web sekolah agar tidak hilang dan mudah di akses oleh peserta didik, karena hampir semua peserta didik tidak memiliki laptop/flashdisk di rumah, sehingga harapannya file-file ini bisa berguna bagi mereka di kemudian hari.

Kumpulan Produk Digital Mata Pelajaran IPS Kelas VIII dan IX

Kelas VIII-D
Kelompok 1 - Pengertian dan Bentuk Mobilitas Sosial
Penyusun:
1. Naila
2. Sela
3. Randi
4. Gangan
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 2 - Faktor Pendorong dan Penghambat Mobilitas Sosial
Penyusun:
1. Ahmad Sopar
2. Sandi Febrian
3. Rendi
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 5 - Peran dan Fungsi Keragaman Budaya
Penyusun:
1. Alya
2. Sindi
3. Zatti Hurip
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 7 - Integrasi Sosial
Penyusun:
1. Ramdan
2. Raihan
3. Wahdan
4. Silpa
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelas IX-A
Kelompok 2 - Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Bintang
2. Filah
3. Divki
4. Jibril
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 3 - Pengertian dan Bentuk Globalisasi
Penyusun:
1. Karmini
2. Julianti Depa Arisma
3. Abdul latip
4. Ahmad Ferdi
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 4 - Dampak Globalisasi
Penyusun:
1. Nadia
2. Susanti
3. Indri
4. Asep
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 7 - Ekonomi Kreatif
Penyusun:
1. D. Vina
2. Eka Permana
3. Farel
4. Dimas
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelas IX-B
Kelompok 1 – Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Andini 
2. Ai Puji
3. Nurul Azkia
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 2 – Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Cahya N.R
2. Rahma Ramadhani
3. Ucu Restu
4. Gina
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 3 – Pengertian dan Bentuk Globalisasi
Penyusun:
1. Sania Febriani
2. Wahyudi
3. Guntur
4. Bilal 
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 4 – Dampak Globalisasi
Penyusun:
1. Evaliani
2. Imam
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 5 – Upaya Menghadapi Globalisasi
Penyusun:
1. Erlin Apriani
2. Yuda Muhamad Subagja
3. Deri
4. Adi Puadi 
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 6 – Perdagangan Internasional
Penyusun:
1. Najmi Siro Khotami
2. Mia Nur Aisa
3. Abdul Holik
4. Neng Rahma
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 7 – Ekonomi Kreatif
Penyusun:
1. Hersa Ria
2. Husni Hasbalah
3. Rifaldi
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelas IX-C
Kelompok 1 - Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Rohmat
2. Ranti Rosabela
3. Rosa
4. Repan Pirmansyah
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 2 - Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Nabila Alnurjahra
2. Sinta Nurprianti
3. Firman Andri Andreansyah
4. Lutfi Maulana Irsyad
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 3 - Pengertian dan Bentuk Globalisasi
Penyusun:
1. Nadia Intan
2. Samrotul
3. Siti Rahmawati
4. Hamzah 
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 7 - Ekonomi Kreatif
Penyusun:
1. Fazril
2. Karim
3. Nita
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelas IX-D
Kelompok 1 – Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Nadia
2. Rional  
3. Ripaldi                   
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 2 – Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Putri Anjani
2. Perdian 
3. Paris
4. Teti
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 3 – Pengertian dan Bentuk Globalisasi
Penyusun:
1. Septi Aulia Ulinuha
2. Windy Wiranti 
3. Nopal
4. Agim
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 4 – Dampak Globalisasi
Penyusun:
1. Herlianti
2. Rini Asifa Paojiah
3. Rani Julianti
4. Pikrul Arpan  
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 5 – Upaya Menghadapi Globalisasi
Penyusun:
1. Nazwa Rahadian
2. Sipa Sukmayanti
3. Nyimas Hilma
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 6 – Perdagangan Internasional
Penyusun:
1. Dela Puspita Sari Sapariah
2. Risma Mulani
3. Rizki Firmansyah
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelompok 7 – Ekonomi Kreatif
Penyusun:
1. Sania
2. Hilpa 
3. Hendra 
4. Sherly
Lihat/Download Produk Digital, klik disini

Kelas IX-E
Kelompok 1 - Perubahan Sosial Budaya
Penyusun:
1. Intan Nursyfa 
2. Aldi Lukman Hakim 
3. Rihhadatul Aisyi Salim
4. Rijki Permadi 
Lihat/Download Produk Digital, klik disini
Share:

Kamis, 01 Desember 2022

E-Voting, Sistem Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 4 Pakenjeng Berbasis Teknologi Digital

4pkj_sch.id. Bukan sesuatu yang aneh di era serba mesin untuk menggunakan teknologi digital karena hal tersebut sudah menjadi tuntutan sebagai pendukung efektifitas pekerjaan. Begitu pula media yang digunakan disekolah harus serba digital terlebih dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar dan pengembangan pada bidang-bidang lainnya.

Panitia PILKETOS 2022/2023

Seperti yang dilakukan di SMPN 4 Pakenjeng kegiatan rutin tahunan dalam rangka regenerasi kepengurusan OSIS sebagai salah satu wadah pengembangan potensi siswa, melaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2022/2023 memanfaatkan teknologi digital dengan sistem E-Voting atau pemilihan secara elektronik pada Kamis 1 Desember 2022, dan ini merupakan kali kedua menggunakan sistem elektronik karena tahun sebelumnya menggunakan hal yang sama.

Suasana PILKETOS

Dari pantauan redaksi Opak Ketan News, Hidayatur Roihana, S.Pd Pembina OSIS SMPN 4 Pakenjeng yang dibantu oleh Ida Farida, S.Pd mensuport secara penuh kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (PILKETOS) menggunakan media digital ini,  "harapannya bisa memberikan gambaran untuk siswa mengenai pemanfaatan teknologi dan digitalisasi karena dengan pemanfaatan ini  bisa ikut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan salah satunya meminimalisir penggunaan kertas" ungkapnya.

Hida menambakan bahwa pemanfaatan sistem digital ini juga lebih menghemat waktu karena dalam waktu kurang dari 2 jam, 300 suara bisa direkap dan hasilnya langsung ada tanpa menunggu untuk menghitung manual dan tanpa jumlah abstain. Serta dalam penggunaan sistem digital ini melatih siswa untuk lebih akrab menggunakan komputer dan tampilan internet seperti google form.

Suasana PILKETOS

Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd dalam arahannya disela waktu pengumuman hasil  PILKETOS mengatakan bahwa seluruh guru dan siswa harus peka dengan teknologi digital apalagi di era milenial ini. "penerapan sistem pemilihan ketua OSIS dengan sistem e-voting ini dalam rangka membangun kedewasaan anda semua dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kehidupan yang lebih baik.

Kita dituntut untuk terus berinovasi yang padu padan dengan motto sekolah kita Sehat, Rasional, Sinergis, Kreatif dan Cekatan. Salahsatu hasil dari pemanfaatan bina tempa teknologi digital ini, kemarin terpilihnya Ibu Purwanti, S.Pd sebagai juara guru berprestasi tingkat Kabupaten dalam bidang digitalisasi video pembelajaran." ungkap Aa yang disambut applause dari siswa. 

Adapun pelaksanaan pesta demokrasi di SMPN 4 Pakenjeng dimulai pukul 08.00 WIB, siswa mulai berdatangan ke ruangan Lab Komputer sebagai tempat pemungutan suara.  Suasana yang dikondisikan oleh panitia mirip dengan pemilihan umum (pemilu), perbedaannya adalah tidak ada surat suara ataupun kertas yang perlu dicoblos tetapi semua serba digital tinggal klik calon yang dipilih. 

Di tiga bilik suara atau TPS yang disiapkan, disediakan masing-masing satu komputer untuk memilih satu Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Terdapat tiga pasang calon yang lolos seleksi dan proses yang ditetapkan oleh panitia. Dengan sistem ini, proses pemilihan berjalan cukup singkat karena masing-masing pemilih hanya butuh waktu tidak lebih dari 2 menit.

Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih
berpoto bersama Ketua dan Wakil Ketua OSIS 2021/2022.
Dari hasil pemilihan, paslon no. 1 Ahmad dan Lidiya mendapatkan 55,3 % (172 suara), paslon no. 2 Alya dan Karmila mendapatkan 8 % (25 suara) dan paslon no.3 Resa dan Salwa mendapatkan 36,7 %  (115 suara). Dengan demikian maka pasangan Ahmad dan Lidiya dinyatakan sebagai ketua dan wakil ketua OSIS terpilih periode 2022/2023.
==== [AN]====


Share:

Minggu, 27 November 2022

5 Guru SMPN 4 Pakenjeng Mengikuti PPG DALJAB Tahun 2022

Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd mengapresiasi guru yang telah dan sedang mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) DALJAB 2022 yang dibiayai dari APBN.
Peserta PPG Tahun 2022

Dilansir dari ppg.kemdikbud.go.id PPG Dalam Jabatan merupakan salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelesaikan dan menuntaskan sertifikasi guru dalam jabatan, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru & Dosen.
Diskusi Pembelajaran

Kepala Sekolah berharap seluruh guru SMPN 4 Pakenjeng dapat terpanggil sebagai peserta PPG juga PPPK. Adapun guru yang sedang mengikuti PPG adalah Taqorub Ubaidillah, S.Pd., M.Si, guru mapel IPS, Ida Farida, S.Pd, guru mapel Bahasa Inggris, Purwanti, S.Pd guru mapel IPA, Rusmiati, S.Pd, guru mapel Bahasa Indonesia dan Annisa Soraya, S.Pd guru mapel PPKn.
Sistem PPG Daring

Keuntungan mengikuti PPG antara lain : mendapatkan ilmu seputar pedagogik, menambah wawasan keilmuan yang dapat diterapkan disekolah, mendapatkan gelar tambahan profesional dan peluang pendaftaran ASN/PPPK bagi guru honorer.

===AN===

Share:

Sabtu, 26 November 2022

Purwanti, S.Pd. Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Garut

 4pkj.scj.id_. Tanggal 25 November 2022 merupakan hari bersejarah bagi Purwanti, S.Pd. dan keluarga besar SMPN 4 Pakenjeng dikarenakan telah membawa nama harum Sekolah dan PGRI Cabang Pakenjeng saat dinyatakan sebagai pemenang peringkat ketiga Lomba Video Pembelajaran Kreatif dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke -77 tahun 2022 yang digelar oleh DPD PGRI Tingkat Kabupaten Garut.

Penyerahan Sertifikat Guru Berprestasi
Oleh Bupati Garut

Kegiatan lomba tersebut diikuti oleh guru pada semua jenjang pendidikan se-Kabupaten Garut, mulai dari guru TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Purwanti, S.Pd. adalah salah seorang guru SMPN 4 Pakenjeng yang mengajar mata pelajaran IPA, perempuan kelahiran tanah Pakenjeng ini harus bersaing ketat dalam penilaian tim juri dengan kontestan dari sekolah lain. Dengan ide dan kreatifitas dalam penyajian video pembelajaran, akhirnya masuk nominasi juara unggulan dan berujung pada peringkat ketiga.

Poto Bersama Kadisdik Kab. Garut

Keaktifan dan kreatifitas Guru yang hobi memasak dan berbisnis ini telah terasah semenjak sekolah di SDN Jatiwangi 3 Pakenjeng dan SMPN 3 Pakenjeng, untuk meraih cita-citanya kemudian melanjutkan ke SMK Mathla'ul Anwar jurusan Multimedia di Kabupaten Bandung serta lulus dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prodi Pendidikan Fisika.

Poto Bersama Bupati, Ketua PGRI Kab. Garut
dan Kasie Kurikulum Disdik Kab. Garut

Ucapan selamat dan sukses atas prestasi tersebut meramaikan status dan WA Group Sekolah usai penyerahan piagam penghargaan yang langsung diserahkan oleh Bupati Kabupaten Garut Bapak H. Rudi Gunawan, SH., MH. pada acara peringatan HUT PGRI ke-77 di alun-alun Garut Jumat, 25 November 2022. 

Sementara Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd. yang hadir dalam acara upacara HUT PGRI dan penutupan serta pengumuman pemenang lomba video pembelajaran mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi salah satu gurunya tersebut.

“Saya sangat berbangga atas prestasi yang dicapai oleh Saudari Purwanti ini sebagai juara tingkat kabupaten pada lomba video pembelajaran tingkat TK hingga SMA/SMK se-Kabupaten Garut yang diselenggarakan DPD PGRI Kabupaten Garut, terlebih prestasi ini bisa menjadi perantara melanjutkan studi ke tingkat Magister”ungkapnya.

Ia berharap guru lain dapat termotivasi dalam meningkatkan prestasi. “Harapan saya, kiranya prestasi ini menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi guru-guru di SMPN 4 Pakenjeng untuk memacu diri meningkatkan prestasi pada ajang lomba prestasi guru,” harapnya.

Tim Pendamping Opak Ketan

Sementara dari pantauan tim redaksi Opak Ketan disela-sela poto bersama Bupati, Kadisdik dan Ketua PGRI, kebahagian terpancar dari wajah imut guru muda nan cantik ini, terlebih didampingi oleh rekan guru sejawat dan seperjuangan yang senantiasa mendukung aktifitasnya.

====AN====


Share:

Senin, 03 Oktober 2022

Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah

Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Saat Belajar Kelompok (ilustrasi)
Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Saat Belajar Kelompok (ilustrasi)
Literasi merupakan kemampuan atau keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, berhitung dan memecahkan masalah dalam kehidupan keluarga, masyarakat, atau individu itu sendiri. Kemampuan tersebut tak lepas dari keberadaan sekolah dan perlu adanya proses belajar yang berkesinambungan bagi peserta didik. 

Pembiasaan dan latihan juga penting untuk dilakukan, agar nantinya peserta didik mempunyai cukup bekal untuk menghadapi dinamika kehidupan yang semakin kompleks di masa yang akan datang.  

Menurut data yang dirilis Central Connecticut State University 2016 menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia termasuk kedalam kategori rendah. Yakni menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang disurvei (Kompas, 29/08/2016). Padahal, membaca merupakan jendela informasi dan pintu gerbang dalam memperoleh wawasan dan pengetahuan. Kita bisa tahu dan mengerti berbagai hal, salah satunya dari proses membaca. Jika kemampuan membaca rendah, maka cepat atau lambat kita akan semakin tertinggal dari bangsa lain.  

Kemampuan membaca memang tidak mudah untuk dibiasakan oleh siswa. Pasalnya, di usianya yang belia, perlu pemahaman mengenai manfaat apa yang akan diperoleh dari membaca. Selain itu, proses membaca juga sulit direalisasikan jika individu tidak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap apa yang akan dibaca.  

Pembiasaan kegiatan membaca di lingkungan sekolah bisa dimulai dari membaca buku bacaan ringan. Misalnya seperti novel, komik, majalah dan buku teks yang menarik perhatian siswa. Kemudian bisa dilanjutkan dengan bacaan yang lebih tinggi, seperti buku paket, modul, diktat, dan sumber belajar lain yang menunjang pengetahuan siswa. Proses pembiasaan membaca sendiri bisa dimulai saat awal jam pembelajaran. Bisa juga berupa jadwal kunjungan ke perpustakaan setiap kelas.  

Kemampuan menulis sebenarnya tidak begitu sulit apabila siswa sudah terbiasa membaca. Karena dari proses membaca itulah mereka menyimpan berbagai kosa kata dan sudah terbiasa dengan melihat susunan kalimat dari buku bacaan. Hanya saja, perlu adanya latihan yang berkesinambungan, dan bisa dimulai dari menulis hal-hal yang menarik bagi siswa sesuai dengan usia mereka.  

Keterampilan menulis bisa dimulai dari menulis di majalah dinding kelas, mading sekolahan, atau mungkin menulis artikel pada majalah yang diterbitkan sekolah tiap semester. Sebelum tulisan karya siswa dipajang atau diterbitkan perlu direview terlebih dahulu, sehingga mereka bisa mengetahui kekurangan dari tulisannya, untuk kemudian bisa diperbaiki.  

Kemampuan berbicara juga tak kalah pentingnya dari dua kemampuan diatas. Pasalnya, individu akan terlihat menonjol jika mempunyai keterampilan berkomunikasi dengan baik. Terlebih bisa berbicara lancar di muka umum. Faktor yang sering kali menjadi resisten adalah rasa minder, tidak percaya diri, malu dan takut ditertawakan teman.  

Perlu adanya latihan dan proses belajar terus-menerus bagi siswa agar mempunyai pengalaman dalam berbicara didepan publik. Tanpa adanya latihan, sulit bagi siswa untuk mengasah dan mengembangkan keahlian soft skill yang satu ini.  

Kegiatan berbicara bisa dimulai dari presentasi dan diskusi di kelas, pidato, wawancara, dialog interaktif antar siswa dan masih banyak lagi. Tidak hanya pada mata pelajaran bahasa Indonesia, tapi juga mapel lain bisa memberikan ruang pengembangan skill berbicara bagi siswa.  

Adapun kemampuan berhitung ini sudah ada mata pelajaran tersendiri. Yakni mapel matematika yang secara khusus mengkaji ilmu hitung dan selalu ada di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA. Meskipun demikian, perlu adanya upaya lebih agar siswa bisa menyukai mapel tersebut. Karena dari rasa suka itulah maka kemudian akan timbul antusiasme dalam mempelajari matematika.  

Kemampuan berhitung akan selalu digunakan bagi setiap individu. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa untuk menunjang berbagai kebutuhan yang memerlukan pemecahan secara matematis dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi pelajar untuk tidak suka/tertarik dengan mapel yang satu ini. Mengingat manfaatnya yang besar bagi kehidupan mereka.  

Yang terakhir adalah kemampuan individu dalam memecahkan persoalan dalam keluarga, masyarakat, dan juga individu itu sendiri. Keterampilan problem solving perlu untuk dibiasakan dan dilatih sejak dini. Tujuannya agar para siswa bisa siap menghadapi realitas kehidupan dan menyelesaikan masalahnya sendiri, bukan malah lari dari masalah.  

Kemampuan penyelesaian masalah merupakan suatu proses pendewasaan bagi setiap individu. Dari masalah yang dihadapi, mereka bisa belajar dari pengalaman hidup agar nantinya jika menemukan persoalan dikemudian hari bisa menemukan solusi yang tepat.  

Harapannya ketika peserta didik lulus dari bangku sekolah, mereka siap untuk terjun dan bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu beradaptasi dengan baik. Sehingga akan menciptakan generasi unggul dan siap dengan berbagai persoalan kompleks yang ada di tengah-tengah masyarakat, semoga.
Share:

Pramuka Penggalang SMPN 4 Pakenjeng Ikuti Seleksi Pramuka Garuda

 4pkh_sch.id_ Sabtu 1 Oktober 2022 bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila sebanyak 15 orang Pramuka Penggalang SMPN 4 Pakenjeng yang terdiri dari 7 orang penggalang putra dan 8 orang penggalang putri mengikuti seleksi Pramuka Garuda yang bertempat di gedung Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut.

Kegiatan kali ini di ikuti oleh lima pangkalan gugus depan yakni ; SMPN 4 Pakenjeng, SMPN 1 Garut, SMPN 1 Kadungora, SMPN 1 Leles dan SMPN Qurrota Ayyun.

Pramuka Garuda

Proses seleksi pramuka garuda ini diawali dengan pengumpulan portofolio satu bulan sebelum pelaksanaan seleksi yang diverifikasi oleh tim penilai. Pada pelaksanaannya seluruh peserta mengikuti seleksi yang dimulai dari pukul 07.30 sampai dengan pukul 15.30 WIB. Adapun mata uji kompetensi yang diujikan meliputi ; IPU dan IPK, wawancara, sandi dan semaphore, hasta karya (miniatur jembatan sederhana dan menara pandang, PBBAB, PPGD dan kreasi seni. 

Poto Bersama

Aceng Juhara, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan bahwa seleksi ini dalam rangka memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk adik-adik penggalang yang telah berproses dalam kegiatan kepramukaan di gugus depan serta lulus dengan hasil yang memuaskan dan diharapkan nantinya menjadi pioner tumbuh kembangnya pramuka di Wilayah Pakenjeng dan Kabupaten Garut pada umumnya.

Kegiatan tersebut didampingi langsung Mabigus yang juga Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd. Ka Aa mengungkapkan bahwa pramuka garuda merupakan pramuka yang memiliki keunggulan dan kelebihan. Untuk itu, diharapkan pramuka memiliki sikap mandiri, beriman dan bertakwa serta bernalar kritis dan terus berkarya, berkreasi sesuai karsa dan rasa yang dapat diwujudkan dengan berbakti sebagai Pramuka yang luar biasa, ujarnya.

Dokumentasi Kegiatan

Ucapan terimakasih juga Ka Aa sampaikan kepada seluruh pembina yang senantiasa mendampingi dan melatih para peserta tanpa lelah dan luhlah, semoga menjadi amal kebaikan bagi semuanya.

Perlu diketahui Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 tahun 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.

dok

Seorang peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya, dan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke tingkatan Garuda. Setelah mengajukan permohonan, Kwartir akan mengevaluasi peserta didik itu tentang kelayakan, baik dalam segi mental, ataupun sisi kelayakan persyaratan. Setelah dinilai cakap dan memenuhi persyaratan, calon Pramuka Garuda akan wawancarai oleh tim penguji yang terdiri dari tokoh kwartir, gugus depan, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat.

=====



 

Share:

Follower

Find US

Download Aplikasi Android SMPN 4 Pakenjeng