Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Selamat Datang di SMPN 4 Pakenjeng

SMPN 4 Pakenjeng merupakan satuan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Garut yang terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut

Senin, 03 Oktober 2022

Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah

Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Saat Belajar Kelompok (ilustrasi)
Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Saat Belajar Kelompok (ilustrasi)
Literasi merupakan kemampuan atau keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, berhitung dan memecahkan masalah dalam kehidupan keluarga, masyarakat, atau individu itu sendiri. Kemampuan tersebut tak lepas dari keberadaan sekolah dan perlu adanya proses belajar yang berkesinambungan bagi peserta didik. 

Pembiasaan dan latihan juga penting untuk dilakukan, agar nantinya peserta didik mempunyai cukup bekal untuk menghadapi dinamika kehidupan yang semakin kompleks di masa yang akan datang.  

Menurut data yang dirilis Central Connecticut State University 2016 menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia termasuk kedalam kategori rendah. Yakni menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara yang disurvei (Kompas, 29/08/2016). Padahal, membaca merupakan jendela informasi dan pintu gerbang dalam memperoleh wawasan dan pengetahuan. Kita bisa tahu dan mengerti berbagai hal, salah satunya dari proses membaca. Jika kemampuan membaca rendah, maka cepat atau lambat kita akan semakin tertinggal dari bangsa lain.  

Kemampuan membaca memang tidak mudah untuk dibiasakan oleh siswa. Pasalnya, di usianya yang belia, perlu pemahaman mengenai manfaat apa yang akan diperoleh dari membaca. Selain itu, proses membaca juga sulit direalisasikan jika individu tidak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap apa yang akan dibaca.  

Pembiasaan kegiatan membaca di lingkungan sekolah bisa dimulai dari membaca buku bacaan ringan. Misalnya seperti novel, komik, majalah dan buku teks yang menarik perhatian siswa. Kemudian bisa dilanjutkan dengan bacaan yang lebih tinggi, seperti buku paket, modul, diktat, dan sumber belajar lain yang menunjang pengetahuan siswa. Proses pembiasaan membaca sendiri bisa dimulai saat awal jam pembelajaran. Bisa juga berupa jadwal kunjungan ke perpustakaan setiap kelas.  

Kemampuan menulis sebenarnya tidak begitu sulit apabila siswa sudah terbiasa membaca. Karena dari proses membaca itulah mereka menyimpan berbagai kosa kata dan sudah terbiasa dengan melihat susunan kalimat dari buku bacaan. Hanya saja, perlu adanya latihan yang berkesinambungan, dan bisa dimulai dari menulis hal-hal yang menarik bagi siswa sesuai dengan usia mereka.  

Keterampilan menulis bisa dimulai dari menulis di majalah dinding kelas, mading sekolahan, atau mungkin menulis artikel pada majalah yang diterbitkan sekolah tiap semester. Sebelum tulisan karya siswa dipajang atau diterbitkan perlu direview terlebih dahulu, sehingga mereka bisa mengetahui kekurangan dari tulisannya, untuk kemudian bisa diperbaiki.  

Kemampuan berbicara juga tak kalah pentingnya dari dua kemampuan diatas. Pasalnya, individu akan terlihat menonjol jika mempunyai keterampilan berkomunikasi dengan baik. Terlebih bisa berbicara lancar di muka umum. Faktor yang sering kali menjadi resisten adalah rasa minder, tidak percaya diri, malu dan takut ditertawakan teman.  

Perlu adanya latihan dan proses belajar terus-menerus bagi siswa agar mempunyai pengalaman dalam berbicara didepan publik. Tanpa adanya latihan, sulit bagi siswa untuk mengasah dan mengembangkan keahlian soft skill yang satu ini.  

Kegiatan berbicara bisa dimulai dari presentasi dan diskusi di kelas, pidato, wawancara, dialog interaktif antar siswa dan masih banyak lagi. Tidak hanya pada mata pelajaran bahasa Indonesia, tapi juga mapel lain bisa memberikan ruang pengembangan skill berbicara bagi siswa.  

Adapun kemampuan berhitung ini sudah ada mata pelajaran tersendiri. Yakni mapel matematika yang secara khusus mengkaji ilmu hitung dan selalu ada di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA. Meskipun demikian, perlu adanya upaya lebih agar siswa bisa menyukai mapel tersebut. Karena dari rasa suka itulah maka kemudian akan timbul antusiasme dalam mempelajari matematika.  

Kemampuan berhitung akan selalu digunakan bagi setiap individu. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa untuk menunjang berbagai kebutuhan yang memerlukan pemecahan secara matematis dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak ada alasan lagi bagi pelajar untuk tidak suka/tertarik dengan mapel yang satu ini. Mengingat manfaatnya yang besar bagi kehidupan mereka.  

Yang terakhir adalah kemampuan individu dalam memecahkan persoalan dalam keluarga, masyarakat, dan juga individu itu sendiri. Keterampilan problem solving perlu untuk dibiasakan dan dilatih sejak dini. Tujuannya agar para siswa bisa siap menghadapi realitas kehidupan dan menyelesaikan masalahnya sendiri, bukan malah lari dari masalah.  

Kemampuan penyelesaian masalah merupakan suatu proses pendewasaan bagi setiap individu. Dari masalah yang dihadapi, mereka bisa belajar dari pengalaman hidup agar nantinya jika menemukan persoalan dikemudian hari bisa menemukan solusi yang tepat.  

Harapannya ketika peserta didik lulus dari bangku sekolah, mereka siap untuk terjun dan bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu beradaptasi dengan baik. Sehingga akan menciptakan generasi unggul dan siap dengan berbagai persoalan kompleks yang ada di tengah-tengah masyarakat, semoga.
Share:

Pramuka Penggalang SMPN 4 Pakenjeng Ikuti Seleksi Pramuka Garuda

 4pkh_sch.id_ Sabtu 1 Oktober 2022 bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila sebanyak 15 orang Pramuka Penggalang SMPN 4 Pakenjeng yang terdiri dari 7 orang penggalang putra dan 8 orang penggalang putri mengikuti seleksi Pramuka Garuda yang bertempat di gedung Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Garut.

Kegiatan kali ini di ikuti oleh lima pangkalan gugus depan yakni ; SMPN 4 Pakenjeng, SMPN 1 Garut, SMPN 1 Kadungora, SMPN 1 Leles dan SMPN Qurrota Ayyun.

Pramuka Garuda

Proses seleksi pramuka garuda ini diawali dengan pengumpulan portofolio satu bulan sebelum pelaksanaan seleksi yang diverifikasi oleh tim penilai. Pada pelaksanaannya seluruh peserta mengikuti seleksi yang dimulai dari pukul 07.30 sampai dengan pukul 15.30 WIB. Adapun mata uji kompetensi yang diujikan meliputi ; IPU dan IPK, wawancara, sandi dan semaphore, hasta karya (miniatur jembatan sederhana dan menara pandang, PBBAB, PPGD dan kreasi seni. 

Poto Bersama

Aceng Juhara, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan bahwa seleksi ini dalam rangka memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk adik-adik penggalang yang telah berproses dalam kegiatan kepramukaan di gugus depan serta lulus dengan hasil yang memuaskan dan diharapkan nantinya menjadi pioner tumbuh kembangnya pramuka di Wilayah Pakenjeng dan Kabupaten Garut pada umumnya.

Kegiatan tersebut didampingi langsung Mabigus yang juga Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd. Ka Aa mengungkapkan bahwa pramuka garuda merupakan pramuka yang memiliki keunggulan dan kelebihan. Untuk itu, diharapkan pramuka memiliki sikap mandiri, beriman dan bertakwa serta bernalar kritis dan terus berkarya, berkreasi sesuai karsa dan rasa yang dapat diwujudkan dengan berbakti sebagai Pramuka yang luar biasa, ujarnya.

Dokumentasi Kegiatan

Ucapan terimakasih juga Ka Aa sampaikan kepada seluruh pembina yang senantiasa mendampingi dan melatih para peserta tanpa lelah dan luhlah, semoga menjadi amal kebaikan bagi semuanya.

Perlu diketahui Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan Pramuka (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Pramuka Garuda diatur dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 038 tahun 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda.

dok

Seorang peserta didik yang telah mencapai tingkatan terakhir dalam golongannya, dan telah memenuhi persyaratan untuk menjadi Pramuka Garuda, berhak mengajukan permohonan kepada Kwartir melalui pembina gudepnya untuk dapat mengikuti uji kelayakan untuk dapat naik ke tingkatan Garuda. Setelah mengajukan permohonan, Kwartir akan mengevaluasi peserta didik itu tentang kelayakan, baik dalam segi mental, ataupun sisi kelayakan persyaratan. Setelah dinilai cakap dan memenuhi persyaratan, calon Pramuka Garuda akan wawancarai oleh tim penguji yang terdiri dari tokoh kwartir, gugus depan, guru, orang tua, dan tokoh masyarakat.

=====



 

Share:

Senin, 19 September 2022

Generasi Milenial dan Media Sosial

Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Belajar IT (ilustrasi)
Para Siswi SMPN 4 Pakenjeng Belajar IT (ilustrasi)
Generasi milenial diartikan sebagai generasi yang lahir era 2000-an dan mempunyai minat yang tinggi terhadap isu aktual dan tidak lepas dari gaya hidup yang serba instan, modern, kekinian dan mudah menerima perubahan. Generasi milenial akrab dengan dunia teknologi informasi dan komunikasi. Tidak sedikit diantara mereka yang memanfaatkan sarana komunikasi untuk berbagi informasi kepada khalayak umum dengan mudah dan cepat tanpa adanya batasan ruang dan waktu. 

Media sosial cukup akrab di kalangan anak muda generasi milenial. Tanpa media sosial mungkin mereka tidak bisa hidup dan menunjukkan eksitensinya. Tidak heran jika banyak diantara mereka cukup akrab menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Media sosial yang cukup nge-trend diantaranya instagram, telegram, youtube, whatsapp, facebook, twitter, dll.  

Pemanfaatan media sosial yang ceroboh, tidak hati-hati, dan asal-asalan bisa berakibat fatal bagi generasi milenial. Tidak sedikit kasus-kasus pelanggaran sosial dan tindakan pidana sebagai konsekuensi penggunaan media sosial yang tidak memperhatikan norma, etika, dan perilaku sosial.  

Menurut data KPAI tahun 2018 terdapat 679 kasus kejahatan yang menimpa anak akibat penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dengan rincian 116 kasus anak yang menjadi korban kejahatan seksual online, 96 kasus anak pelaku kejahatan seksual online, 134 kasus anak korban pornografi dan media sosial, 112 kasus anak pelaku kepemilikan media pornografi, 109 kasus anak korban bully di medsos, dan 112 kasus anak pelaku bully di medsos (idntimes, 26/03/2019). Ini perlu mendapat perhatian lebih bagi kita semua. Utamanya anak muda generasi milenial agar lebih peka terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia.  

Indonesia merupakan negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, mengeluarkan pendapat di muka umum, dan memberikan kritik terhadap sesuatu yang merugikan orang banyak, tidak hanya di dunia nyata, akan tetapi juga di dunia maya, seperti media sosial. Meskipun demikian tidak serta merta bebas tanpa ada batasan. Mestinya setiap ucapan dan tindakan perlu disertai data dan fakta, sehingga apa yang disampaikan tidak menimbulkan fitnah, hoaks, dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.  

Perlu adanya pemahaman bagi generasi milenial untuk bijak dalam memanfaatkan media sosial. Sebelum membuat konten perlu adanya berbagai pertimbangan, karena nantinya akan dilihat, dibaca, dan didengar oleh banyak orang. Think before write, and think before share, perlu dipertimbangkan apa yang pantas dan tidak pantas untuk dibagikan di media sosial.  

Selama ini kita melihat tidak sedikit generasi milenial kurang memperhatikan norma yang berlaku di masyarakat, sehingga menimbulkan kegaduhan sosial, yang ujung-ujungnya sampai ke meja hijau. Alangkah baiknya jika hal-hal seperti itu kita hindari, sehingga pemanfaatan media sosial bisa lebih baik dan memberikan nilai manfaat bagi kehidupan kita.  

Media sosial sebenarnya tidak hanya bisa digunakan untuk berinteraksi sosial layaknya di dunia nyata, melainkan juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Misalnya seperti berjualan online, sarana kegiatan belajar, update informasi berita terbaru, dan masih banyak lagi.  

Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, agar generasi milenial tidak terjerumus kedalam lembah hitam akibat kurang bijak dan tidak peka terhadap aturan yang berlaku di masyarakat pada umumnya dan konstitusi pada umumnya.  

Sebagai orang tua, guru, warga masyarakat, dan pemerintah perlu bersama-sama sinergi untuk bekerja sama memberikan kontrol dan pengawasan terhadap sikap dan perilaku generasi milenial dalam penggunaan media sosial. Upaya pemberian pemahaman, nasihat dan peringatan perlu dilakukan sebagai upaya tindakan preventif untuk antisipasi perilaku menyimpang generasi milenial di dunia maya.  

Harapannya, dengan adanya media sosial bisa memberikan kemanfaatan untuk kita semua, yang hidup di era yang serba modern, bukan malah sebaliknya memberikan madharat. Karena dinamika kehidupan selalu mengalami perubahan dan perkembangan dari tahun ke tahun, sehingga memerlukan pola adaptasi yang baik terhadap perubahan tersebut. Kita dituntut perlu siap menyesuaikan diri dengan kondisi kehidupan saat ini agar tidak semakin tertinggal, tapi jangan sampai meninggalkan dan melupakan nilai-nilai, norma, tradisi dan budaya bangsa Indonesia.
Share:

Senin, 12 September 2022

MGMP PAI Rayon 7 Selenggarakan Pembinaan GPAI

4pkj_sch.id. Sebanyak 25 GPAI dari 32 GPAI SMP Rayon 7 Wilayah Kecamatan Bungbulang dan Kecamatan Pekenjeng Kabupaten Garut  mengikuti acara Silaturahmi, Pembinaan dan Refreshment Update SIAGA dan EMIS yang bertempat di SMP ICT Pakenjeng pada tanggal 12 September 2022. Kegiatan tersebut dihadiri olah pengurus MGMP PAI Rayon 7 dan Pengawas Bina PAI Kemenag Kabupaten Garut serta tamu undangan.

Poto Bersama GPAI Rayon 7

Ketua MGMP PAI SMP Rayon 7 Harun Daya, S. Ag., MA yang juga Guru PAI SMPN 4 Pakenjeng mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan keikutsertaan GPAI dalam kegiatan ini, Harun juga menyatakan bahwa kegiatan digelar dalam rangka; sosialisasi Pengurus MGMP PAI Rayon 7 dan mempertemukan antara GPAI SMP dengan Pengawas Bina serta sosialisasi aplikasi SIAGA dan EMIS.

Dalam sambutan dan arahannya Pengawas Bina PAI Rayon 7 H. Abdul Wahid Mushofa, M.Pd. menyatakan bahwa kehadirannya sebagai upaya silaturahmi agar lebih dekat  dengan GPAI dan bisa mendengar langsung permasalahan-permasalahan dilapangan. Beliau juga menjelaskan secara detail mengenai info terbaru serta regulasi-regulasi terbaru yang berkaitan dengan program Pendidikan Agama Islam yang telah dicanangkan oleh Kantor Kementerian Agama terkait TPG, pengisian juklak juknis pengisian SIAGA dan EMIS.

Pengarahan dan Pembinaan

Selain itu menyampaikan pula pentingnya GPAI mempunyai 6 Kompetensi Guru (selain 4 Kompetensi Guru: Pedagogik, Kepribadian, Profesional, Sosial) yaitu Managerial dan Spiritual. Guru PAI harus dapat menjadi sosok uswah, teladan bagi peserta didik terutama dalam hal-hal atau kegiatan keagamaan, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

khidmat mengikuti pembinaan

GPAI yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, salahsatunya Ade Haryati, S.Pd GPAI SMPN 2 Pakenjeng merespon baik dan berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara berkala persemester atau pertriwulan, ungkapnya. 

Sebagai akhir dari rangkaian acara silaturahmi dilakukan mushofahah dan poto bersama.

=====

AN



Share:

Rabu, 24 Agustus 2022

Mengapa Latihan Upacara Memakai Bendera Hijau Kuning...?

Sebelum menjawab pertanyaan tentang penggunaan bendera hijau kuning pada saat latihan upacara, perlu sedikit diulas hal yang berkaitan dengan literasi. Kenapa...? karena literasi itu penting sebelum cari sensasi.🤭

Sumber Poto: Info Publik

Literasi yang baik dapat mengasah kemampuan untuk menjadi beripikir secara kritis, kreatif, inovatif serta menumbuhkan  rasa ingin tahu. Keterampilan berliterasi juga dapat mendorong untuk bisa memahami informasi secara reflektif dan analitis. Oleh karena itu, sebagai anak bangsa terlebih bagi yang berkecimpung dalam aktivitas ketatanegaraan harus sudah mulai menerapkan budaya membaca atau literasi.

Pentingnya literasi dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan dan kemampuan untuk  memahami informasi secara jelas. Penguasaan literasi ini penting dalam mencapai kesuksesan. Dengan berliterasi dapat mengembangkan wawasan seluas mungkin, sehingga semakin bertambahnya wawasan maka harapan dapat membawa dunia pendidikan Indonesia lebih maju.

Seorang intelek yang baik tidak mesti yang mempunyai gelar dan jabatan tinggi tetapi senantiasa tercemin pada kemampuan literasinya, sekolah tinggi tanpa literasi tidak akan berarti karena hasilnya "sakola tamat bodo angger".

Pentingnya kesadaran literasi sangat mendukung keberhasilan dalam membaca situasi dan kondisi serta menangani berbagai persoalan. Oleh karena itu, kunci dalam meningkatkan produktivitas bangsa adalah terletak pada keberhasilan kita dalam meningkatkan literasi. Marilah kita semua merubah pola belajar dengan memperbanyak literasi.

Kembali kepertanyaan diawal, mengapa latihan upacara memakai bendera hijau kuning..? banyak jawaban dari pertanyaan tersebut, salahsatunya karena latihan pengibaran bendera cukup beresiko terhadap bendera merah putih. Oleh karena itu untuk mengantisipasi kerusakan bendera warna merah putih saat latihan pengibaran bendera, juga sebagai bentuk nasionalisme untuk menjaga keutuhan nilai-nilai merah putih, maka saat latihan menggunakan warna lain seperti warna hijau kuning walaupun tidak ada ketentuan secara khusus untuk memakai warna tersebut.

Ketentuan mengenai pemakaian bendera merah putih  terdapat dalam UUD 1945 yang kemudian diatur dalam PP: 40 Tanggal 28 Juni 1945 (Lambang Negara “Indonesia”) 1958 – 1968 dan penjelasannya terdapat dalam lembar 1033.

Demikian.

a.n

#salam_literasi

====

(Berbagai Sumber)

Share:

Sabtu, 20 Agustus 2022

Menumbuhkan Minat Menulis Generasi Milenial

Kegiatan Pembelajaran di SMP Negeri 4 Pakenjeng (ilustrasi)
Kegiatan Pembelajaran di SMP Negeri 4 Pakenjeng (ilustrasi)
Generasi milenial diartikan sebagai generasi anak muda yang mempunyai minat dan perhatian yang serba modern, kritis, update informasi aktual, dengan gaya hidup yang serba instan dan mudah menerima pembaharuan dalam segala lini kehidupan. Generasi milenial lebih banyak hidup di dunia maya dibanding di dunia nyata. Dengan adanya gadget ditangannya, maka dia bisa berinteraksi dengan siapa saja, kapan saja, dimana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu.

Generasi milenial memang akrab dengan kegiatan menulis, meskipun kadang-kadang tulisannya berpotensi membahayakan diri sendiri, karena tanpa adanya pikir panjang dengan mudah merangkai kata untuk menghakimi seseorang di media sosial, atas pendapat dan perbuatan seseorang yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang dia pegang.

Antusiasme generasi milenial terhadap dunia tulisan bisa dikatakan cukup tinggi, akan tetapi belum disertai dengan data dan fakta atas suatu permasalahan yang ada, dan juga belum bisa memberikan sumbangan pemikirian yang logis dan sistematis terhadap kemajuan bangsa dan tanah air Indonesia.

Mestinya jika kegemaran menulis disalurkan berupa opini yang dimuat di surat kabar baik cetak maupun digital akan mendapatkan nilai lebih. Selain berpotensi terkenal akan ide-ide kreatif dan pendapat yang kritis terhadap suatu kebijakan pemerintah, juga akan mendapatkan apresiasi dari pembaca.

Sejauh ini memang kegiatan menulis erat kaitannya dengan aktivitas membaca. Seseorang yang gemar menulis panjang dan lebar hampir bisa dipastikan gemar membaca, karena perbendaharaan kata yang tersimpan dalam memori otak akan cukup banyak, sehingga tidak sulit merangkai kata hingga berpuluh-puluh lembar halaman.

Menumbuhkan minat menulis opini di media massa bagi generasi milenial memang tidak mudah. Karena selain diperlukan peran aktif dalam update perkembangan isu aktual, juga perlu dibekali keilmuan yang memadai. Sehingga sumbangan pemikirian bisa mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, karena memang apa yang ditulis mempunyai keberpihakan kepada rakyat baik dalam bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan, hukum dan ham.

Mengenai media mana yang tepat untuk menyalurkan aktivitas menulis, sebenarnya tidak sulit untuk menemukannya. Di Indonesia ada banyak sekali surat kabar nasional dan lokal/daerah, baik versi cetak maupun versi website. Di Jawa Barat sendiri ada banyak media massa cetak yang selalu menyajikan kabar aktual setiap minggunya. Yaitu surat kabar Pikiran Rakyat. Surat kabar tersebut merupakan sarana yang tepat untuk belajar dan mengasah kemampuan menulis generasi milenial.

Jika tulisan artikel opini yang dikirim bisa dimuat oleh surat kabar tersebut, artinya pihak redaksi percaya bahwa tulisan tersebut memenuhi syarat yang ditetapkan oleh surat kabar sebagai sebuah opini publik yang baik dan sesuai standar penulisan Bahasa Indonesia dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Sehingga dari situ sudah saatnya para generasi milenial bisa memanfaatkan ruang aspirasi publik untuk mengemukakan uneg-uneg yang ada dalam fikiran, untuk selanjutnya dituangkan kedalam tulisan berbentuk opini.

Kolom opini yang ada dalam surat kabar memang ditujukan untuk publik/masyarakat luas sebagai bentuk pendapat dan aspirasi masyarakat atas suatu permasalahan aktual. Hal ini tentu berbeda dengan menulis status di media sosial yang selalu dibayangi oleh UU ITE. Dimana jika ada pihak-pihak lain yang merasa dirugikan dan dicemarkan nama baiknya bisa berpotensi sampai ke meja hijau.

Kemudahan menulis status opini di media sosial dan dibaca ribuan orang cukup berisiko hoaks dan menimbulkan kegaduhan sosial jika tidak disertai dengan data dan fakta yang jelas. Terlebih lagi jika tulisan yang di unggah viral dan menjadi trending di jagad maya. Berbeda dengan tulisan opini di media massa, dimana artikel yang masuk akan disaring dan diseleksi oleh pihak redaksi, sehingga tulisan-tulisan yang berkualitaslah yang akan dimuat di surat kabar.

Bagi generasi milenial, terutama para siswa aktif di sekolah dasar/menengah, keterampilan menulis perlu di asah sejak dini. Hal itu dikarenakan sebagai upaya melatih dan belajar menyusun sebuah tulisan yang berbobot agar nantinya ketika menghadapi tugas sekolah sudah tidak asing lagi dengan kehidupan menulis dan mengolah data.

Tidak sedikit para siswa yang asal-asalan dalam mengerjakan tugas sekolah menyusun makalah/laporan. Hanya menyalin dari internet apa adanya “copy paste”. Mestinya jika para siswa punya keterampilan menulis, tidak akan kesulitan mengerjakan tugas makalah/laporan, karena sudah terbiasa dengan kegiatan tulis menulis.
Share:

Rabu, 20 Juli 2022

Media Informasi Digital, Peluang dan Tantangan

Ilustrasi
Teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini tumbuh dan berkembang cukup pesat. Hal itu sebagai konsekuensi era disrupsi dan masuknya revolusi Industri 4.0. Indonesia yang memiliki jumlah penduduk sekitar 270 juta jiwa merupakan pangsa pasar potensial bagi pengusaha media yang bisa memanfaatkan momentum ini.

Koran cetak, dahulu merupakan satu-satunya sumber berita aktual yang selalu ditunggu oleh masyarakat setiap pagi hari. Namun, kini setelah adanya perkembangan internet, tidak sedikit orang yang menggunakan smartphone untuk mengakses informasi terbaru melalui handphone yang terhubung internet. Hanya sekali klik, berita aktual muncul setiap menit dari berbagai portal berita online.

Masyarakat tidak perlu menunggu pagi hari untuk mendapatkan informasi, tapi setiap detik pun kabar berita datang silih berganti. Selain itu, berita internet bisa diakses secara gratis, tanpa mengeluarkan biaya dalam memperolehnya. Hal ini tentu berbeda dengan koran cetak.

Tidak heran jika era 2000-an banyak koran cetak nasioanl/lokal yang bermetamorfosis dan mengembangkan bisnisnya melalui media website. Hal itu dilakukan agar tidak semakin tertinggal dan agar bisa mengkover audience dari berbagai kalangan, termasuk kaum milenial.

Website Building
Untuk membangun sebuah situs website sebenarnya tidak memerlukan biaya mahal. Sewa hosting dan domain per tahun memerlukan biaya relatif murah untuk kapasitas hosting unlimited. Tentu hal ini sangat menghemat produksi berita, dibandingkan media cetak.

Thema website juga bisa menggunakan yang gratis, selain ada juga yang premium. Tergantung dari pemilik website itu sendiri. Mengingat fitur dan fasilitas theme juga tidak sama. Artinya jika menggunakan theme premium mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan theme gratis.

Adapun artikel berita/informasi bisa di update setiap menit sekali, atau bahkan setiap detik. Sehingga lebih mudah, cepat, dan efektif dalam memberikan kabar aktual kepada pembaca. Tanpa perlu menanti setiap pagi atau setiap seminggu sekali. Kecepatan dan kemudahan informasi inilah yang memberikan minat dan daya tarik masyarakat cukup tinggi, selain faktor gadget yang mendukungnya untuk akses internet.

Meskipun demikian, dibutuhkan pengetahuan yang komprehensif untuk membangun sebuah website. Minimal tahu dan paham persoalan teknis seperti publikasi posting/artikel, insert gambar/video, atau HTML/PHP yang lazim terdapat dalam sebuah website. Sehingga keberadaan sebuah web bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Jangkauan Audience
Audience tidak hanya menjangkau lingkup lokal saja, melainkan juga hingga regional, nasional, dan bahkan hingga internasional. Sehingga potensi untuk memperoleh pembaca cukup luas dengan media website bagi sebuah portal berita.

Pembaca bisa diklasifikasikan menjadi pembaca tetap (berlangganan) dan pembaca baru. Pembaca baru umumnya berasal dari mesin pencari, sedangkan pembaca tetap bisa berasal dari follower sosial media, aplikasi, dan email berlangganan.

Untuk menjangkau berbagai audience, baik umur, jenis kelamin, lokasi, dan profesi diperlukan konten artikel yang beranekaragam. Sehingga potensi keterbacaan berita bisa luas yang bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik lokal/daerah, nasional, dan manca negara.

Biasanya ada trend informasi/berita setiap harinya. Ini bisa dilihat dari google trend ataupun trending topic twitter. Bisa juga dilihat dari portal berita lain mengenai isu aktual nasional dan internasional yang sedang hangat diperbincangkan.

Traffic Website
Pembaca bisa berasal dari mana saja dan kapan saja. Sejauh ini sumber traffic paling besar berasal dari mesin pencari seperti Google, Yahoo, dan Bing. Selain itu juga bisa berasal dari sosial media, referral, dan direct. Termasuk aplikasi website playstore (android) dan appstore (iOS) juga memberikan kontribusi terhadap statistik traffic website.

Untuk bisa memperoleh traffic/kunjungan yang tinggi, misal ribuan, puluhan ribu, atau bahkan jutaan per hari, dibutuhkan pengetahuan SEO yang baik. SEO atau Search Engine Optimization merupakan teknik optimasi yang digunakan oleh webmaster (pemilik web) untuk mendongkrak sebuah website meraih posisi atas pada halaman hasil mesin pencari secara tertarget sesaui kata kunci tertentu.

Hal tersebut bisa memerlukan waktu. Mungkin seminggu, atau bahkan sampai berbulan-bulan. Hal itu karena SEO tidak menampakkan hasil dalam semalam. Konsistensi dan persistensi dalam update berita aktual menjadi suatu keharusan jika ingin mengikuti arus perkembangan teknologi digital. Karena jika berhenti update saja dalam hitungan minggu atau bulan, dikhawatirkan akan ditinggalkan oleh pembaca setianya.

Sistem Monetasi
Ada berbagai macam sumber penghasilan pada portal berita online. Umumnya berasal dari pihak ketiga (direct advertiser) yang memasang iklan di sebuah website. Iklan bisa berupa artikel review, iklan teks dan banner, dan liputan advertorial. Selain itu, juga bisa berasal dari pembaca yang berlangganan epaper premium.

Monetasi lain bisa juga menggunakan layanan Google AdSense. Yaitu program Pay Per Click (PPC) dari Google dalam memperoleh penghasilan (passive income). Tentu ada pembagian penghasilan jika mengikuti program layanan ini.

Besarnya jumlah penghasilan ditentukan oleh traffic/lalu lintas kunjungan sebuah website portal berita. Artinya, semakin tinggi traffic website, maka potensi penghasilan semakin besar.

Mengingat potensi yang besar tersebut, sudah saatnya media cetak perlu mengikuti arus kemajuan teknologi. Yakni dengan mengembangkan sayapnya melalui portal berita berbasis website. Sehingga harapannya, kedepan media yang kita cintai ini bisa terus survive sepanjang masa dan tetap konsisten menyajikan berita aktual kepada para pembaca setianya.
Share:

Kamis, 30 Juni 2022

Rasa Haru Selimuti Santunan Yatim Piatu Di SMPN 4 Pakenjeng

 4pkj.sch.id_ Sebanyak 46 siswa yatim piatu yang terdiri dari 28 orang siswa SMPN 4 Pakenjeng dan 18 orang siswa SMK PGRI 1 Pakenjeng mendapatkan santunan dari Bupati Garut yang diberikan pada rangkaian acara paturay tineung dan kenaikan kelas SMP dan SMK pada hari Jumat tanggal 24 Juni 2022.

Pembetian santunan yatim piatu
(dok. pribadi)

Santunan tersebut disampaikan Ade Manadin, S.Pd., M.Pd tokoh pendidikan Kabupaten Garut dan Tatang Sumirat, S.IP anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Garut yang hadir selaku undangan kehormatan.

Dalam sambutannya, Ade Manadin mengapresiasi kegiatan paturay tineung dan kenaikan kelas yang dirangkaikan dengan santunan yatim piatu dan mengucapkan terimakasih kepada Kepala SMPN 4 Pakenjeng yang telah inisiatif menyelenggarakan acara akhir tahun di sekolah. 

Pembetian santunan yatim piatu
(dok. pribadi)

Selain itu beliau mengajak orang tua yang hadir agar menyekolahkan putra putrinya kejenjang yang lebih tinggi, SMPN 4 Pakenjeng dan SMK PGRI 1 Pakenjeng adalah solusi sebagai sekolah lanjutan yang ada di daerah.

Beliau menekankan bahwa pendidikan adalah hal dasar yang menjadi pijakan dalam hidup, karena dengan pendidikan akan merubah segalanya, baik dalam perkembangan kehidupan pribadi maupun dalam tatanan kehidupan sosial bermasyarakat.

Kegiatan yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Garut, Bank BJB Cabang Garut dan IKA Alumni SMPN 4 Pakenjeng disambut baik oleh masyarakat. "Ini merupakan kegiatan positif yang sangat berguna bagi masyarakat, semoga menjadi keberkahan bagi orang yang memberi dan menerima santunannya." Ungkap Saepuloh, S.Pd. salah seorang tokoh masyarakat yang ikut hadir dalam acara tersebut.

                                 (dok. pribadi)

Senada dengan Saepuloh, Sadid Soleh dan Teti Hermayanti guru SMPN 4 Pakenjeng yang senantiasa aktif membantu dalam kegiatan ini sangat mengapresiasi dan mendukung upaya pemberian santunan bagi yatim piatu agar diagendakan berlanjut setiap tahunnya.

Dalam acara santunan yang dilaksanakan malam hari, rasa haru menyelimuti asa seluruh masyarakat yang hadir bahkan sampai meneteskan air mata hingga tersedu-sedu.

==AN==

Share:

Rabu, 29 Juni 2022

Dimyati, Guru Berprestasi Dari Pelosok Desa

 4pkj.sch.id_ Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 Ayat (1)  mengamanatkan bahwa “Guru yang berprestasi, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Demikian bentuk perhatian pemerintah terhadap guru yang mengabdi di tingkat satuan pendidikan. 

Pemberian penghargaan dari Bupati Garut yang disampaikan oleh Kadisdik Garut
(dok.pribadi)

Jumat 24 Juni 2022 merupakan hari bersejarah bagi SMPN 4 Pakenjeng karena pak Dimyati, S. Pd. salah seorang guru senior diberi penghargaan sebagai guru prestasi yang diberikan oleh Bupati Garut melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ade Manadin, S.Pd., M.Pd. Penghargaan tersebut disampaikan pada saat acara paturay tineung dan kenaikan kelas SMPN 4 Pakenjeng dan SMK PGRI 1 Pakenjeng.

Bukan tanpa alasan pemberian  penghargaan tersebut karena berdasarkan rekam jejak yang ditorehkan selama mengabdi sebagai guru dan memiliki pengalaman mengajar dari jenjang SD, SMP dan SMK. 

Berpoto bersama Kadisdik Garut dan Kepala SMPN 4 Pakenjeng
(dok.pribadi)

Selain pengalaman mengajar, beliau  juga aktif diberbagai kegiatan profesi keguruan, workshop, seminar dan kegiatan lainnya. Keaktifan tersebut menghantarkannya terpilih sebagai guru berprestasi tahun 2022 setelah sebelumnya lolos seleksi sebagai kepala sekolah.

Ketika dikonfirmasi setelah terpilihnya sebagai guru berprestasi, Dimyati mengatakan bahwa penghargaan yang diterimanya diharapkan menjadi penyemangat untuk lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. 

Saya ucapkan banyak terimakasih kepada rekan guru, keluarga dan semua pihak yang telah mengapresiasi dengan penghargaan ini, semoga dapat meningkatkan pendidikan kedepannya, ungkap Dimyati.

==AN==

 


Share:

Selasa, 21 Juni 2022

Mengapa Guru Harus Menulis?

Bapak Aceng Juhara, S.Pd. Saat Menjadi Pembina Upacara (Ilustrasi)
Bapak Aceng Juhara, S.Pd. Saat Menjadi Pembina Upacara (Ilustrasi)
Adalah sebuah keniscayaan bagi seorang guru untuk menghasilkan tulisan berkualitas. Sebagai insan terdidik dan punya kapasitas dalam bidang pendidikan, bukan hal yang mustahil untuk menyusun karya tulis ilmiah. Terlebih lagi, salah satu syarat untuk kenaikan pangkat/golongan kepegawaian adalah publikasi ilmiah bagi guru.

Memang, tugas seorang guru tidak ringan. Selain memiliki kewajiban dan tanggung jawab mengajar di kelas, guru dibebani berbagai macam tugas administrasi sekolah. Sehingga waktu luang guru bisa dikatakan tidak banyak. Hal ini sering menjadi resisten publikasi ilmiah guru. Meskipun demikian, persoalan tersebut sebenarnya bisa diatasi jika guru bisa mengorganisir waktu dengan baik. Sehingga punya waktu untuk menghasilkan karya tulis.

Publikasi ilmiah bagi guru tidak hanya sebatas jurnal penelitian dan buku, melainkan juga artikel ilmiah populer yang diterbitkan oleh media massa. Artikel jenis ini bisa dikatakan cukup ringan dalam segi penulisan, karena cukup dengan 2-3 lembar halaman saja. Tentu berbeda dengan jurnal ilmiah atau buku yang membutuhkan puluhan/ratusan halaman.

Di Indonesia sendiri ada berbagai media massa nasional, regional, dan lokal baik versi cetak maupun digital. Tentu, keberadaan media tersebut sedikit-banyak bisa membantu guru dalam hal publikasi artikel ilmiah.

Ada berbagai keuntungan bagi guru jika menulis artikel ilmiah populer di media massa. Pertama, tidak memerlukan tulisan yang panjang. Kedua, jumlah media tidak sedikit, sehingga banyak pilihan sarana publikasi. Ketiga, memperoleh keuntungan ganda, selain poin angka kredit, juga mendapatkan koin.

Adapun besaran angka kredit tidak sama. Menurut PermenPANRB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, publikasi artikel ilmiah popular di media massa nasional nilainya sebesar 2, kemudian media regional sebesar 1,5 jika artikel guru dimuat.

Meskipun demikian, persoalan yang menjadi kendala dalam publikasi di media massa adalah tingginya persaingan diantara pengirim artikel. Karena setiap hari bisa mencapai puluhan pengirim yang masuk ke meja redaksi, sehingga pihak redaksi perlu melakukan seleksi artikel untuk diterbitkan. Sehingga tidak jarang tulisan yang dikirim tidak kunjung dimuat, alias ditolak.

Ada berbagai strategi agar karya tulis guru bisa diterbitkan di media massa, baik skala nasional maupun regional/lokal. Pertama, pemilihan topik artikel diharapkan up to date, artinya isu yang diangkat sedang hangat diperbincangkan. Terutama persoalan yang menyangkut khayalak umum dan menjadi perhatian masyarakat nasional. Kedua, relevansi topik artikel dengan bidang keahlian. Sehingga penulis bisa mengidentifikasi masalah dan memberikan opsi-opsi alternatif solusi sesuai dengan kapasitasnya, dalam hal ini berkaitan dengan bidang pendidikan. Ketiga, penggunaan bahasa penulisan. Diharapkan sesuai dengan standar Bahasa Indonesia baku dan sesuai EYD, dan dengan susunan kalimat yang ringkas, padat dan jelas. Sehingga bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Secara teoritis terlihat sederhana, namun dalam prakteknya dibutuhkan usaha lebih. Perlu adanya latihan menulis secara berkesinambungan. Selain itu juga perlu upgrade ilmu pengetahuan untuk menunjang kapasitas sebagai pendidik. Dan yang tak kalah penting adalah perlu mengikuti isu perkembangan aktual yang tengah terjadi di masyarakat.

Sumbangan pemikiran guru akan sangat berarti bagi khalayak umum, jika mampu menghasilkan karya tulis yang inovatif, kreatif, dan orisinil. Tidak hanya mencerahkan para siswa di kelas, tapi juga masyarakat luas akan merasakan manfaatnya atas sumbangan gagasan seorang guru. Tetap semangat menghasilkan karya, wahai pahlawan tanpa tanda jasa.
Share:

Rabu, 15 Juni 2022

SMPN 4 Pakenjeng Laksanakan IHT Jelang Implementasi Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler dengan jalur mandiri belajar yang beragam di mana konten atau projek akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Dalam menindaklanjuti Program Pemerintah tentang Kurikulum Merdeka tersebut, SMPN 4 Pakenjeng Kabupaten Garut melaksanakan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dengan tema ‘Kaji Rancang Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) Jelang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)” pada tanggal 15 juni 2022 yang bertempat di Aula Laboratorium SMPN 4 Pakenjeng sebagai langkah awal untuk mengembangkan kompetensi guru ke depannya. 

Rangkaian kegiatan IHT
Acara yang dihadiri Kepala Sekolah dan perwakilan guru dari sekolah se-wilayah Kecamatan pakenjeng juga dihadiri oleh para pengawas bina sekolah dan unsur komite sekolah serta tamu undangan.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB diawali dengan pembukaan oleh Kepala SMPN 4 Pakenjeng Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd. Dalam kegiatan ini dihadirkan narasumber dari dinas Penddikan Kabupaten Garut yang diwakili oleh Ketua MKPS SMPN Kabupaten Garut Soni Mulyadi Supriadi, S.Pd., MM, Pengawas bina sekolah Dr. Ajang Rusmana, S.Pd., M.Pd dan Dr. Endang K Supardi, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya Aa kusdinar, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa IHT ini bertujuan untuk menggugah pikir dan rasa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah berdasarkan kepada nilai-nilai merdeka belajar. 

Senada dengan Kepala Sekolah, H. Wahyu, S.Pd selaku komite sekolah mengharapkan ada edukasi baru  dalam kegiatan IHT guna menyongsong pengembangan sekolah yang mampu mendorong kemamapuan siswa dalam segala bidang berupa inovasi yang berdampak dalam kehidupan masyarakat.

Pemaparan materi oleh Narasumber
Sementara itu Ketua MKPS SMPN Kabupaten Garut menyambut baik pelaksanakan IHT, beliau berharap dengan diadakannya kegiatan ini guru-guru mampu mentransformasi pembelajaran menjadi lebih berpihak kepada siswa dan juga mampu menerapkan pembelajaran yang menarik dan kreatif serta mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis merdeka belajar dalam rangka mewujudkan siswa SMP yang memiliki Profil Pelajar Pancasila.

Dalam penyampaian materi di kegiatan IHT dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama sekaligus Opening Ceremony dibuka langsung oleh Kepala Sekolah. Kemudian sesi dua diisi oleh Dr. Ajang Rusmana, S.Pd., M.Pd dengan penyajian materi yang diawali dari sosialisasi dan arah kebijakan serta permen kurikulum merdeka. Ada beberapa materi yang disampaikan yaitu  Materi Penyusunan Dokumen KOS (Kurikulum Operasinal Sekolah), Modul Ajar, Alur Tujuan Pembelajaran dan Capaian Pembelajaran (CP). Pada sesi dua ini disajikan pula  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang disampaikan langsung oleh Dr. Endang K Supardi., S.Pd., M.Pd.

Pemaparan oleh Narasumber
Pada materi sesi tiga disampaikan oleh Soni Mulyadi Supriadi, S.pd., M.Pd yang menyampaikan materi tentang pengembangan materi belajar yang searah dengan rencana pengembangan sekolah. Program merdeka belajar selain memberdayakan kreatifitas warga sekolah juga harus didukung  dengan keberadaan teknologi digital dan virtual yang dapat memberikan alur yang tepat untuk memerdekakan belajar.

Merdeka belajar tidak harus selalu berupa pembelajaran menggunakan teknologi digital, hal ini bagaimana guru dapat membangun pembelajaran yang menyenangkan dan unsur merdeka belajar dapat terintegrasi sesuai apa yang dibutuhkan peserta didik. Proses pembelajaran yang sejatinya dapat mengena hati peserta didik sehinngga image profil pelajar pancasila dapat dimiliki para pelajar Indonesia dengan alur pembelajaran merdeka belajar.

Guru-guru peserta IHT
Guru-guru nampak sangat antusias dalam mengikuti in house training ini terbukti terjadinya interaksi dan tanya jawab peserta dengan narasumber sehingga semakin menambah informasi serta kejelasan mengenai pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Adapun manfaat IHT ketika sudah memasuki  tahun ajaran baru Guru sudah punya gambaran dan pedoman program yang dapat digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran di SMPN 4 Pakenjeng.

Acara yang berakhir pukul 15.00 WIB berjalan lancar dan tertib. Untuk mengoptimalkan materi IHT, kegiatan berlanjut dengan moda daring guna mencapai 32 jam pelajaran. 

=====

AN

Share:

Selasa, 14 Juni 2022

Siswi Geulis Ini Berbagi Pengalaman Menjadi Pengurus OSIS 2021-2022

Bapak Aceng Juhara, S.Pd. Saat Menjadi Host Bincang Santai Opak Ketan
Bapak Aceng Juhara, S.Pd. Saat Menjadi Host Bincang Santai Opak Ketan
Garut 14-06-2022, Hari ini Selasa 14 Juni 2022 redaksi Opak Ketan, channel youtube SMPN 4 Pakenjeng, menggelar kegiatan bincang santai perdana bersama host kasep Bapak Aceng Juhara, S.Pd. dengan tajuk “Bincang Santai Berbagi Pengalaman Menjadi Pengurus OSIS” dengan mendatangkan 2 bintang tamu sekaligus, yakni Neng Ela Putri Setiawan (Kelas IX-C/Ketua) dan Hanifah Nurdara Febriyanti (Kelas IX-C/Wakil Ketua). Kegiatan ini digelar di Studio Opak Ketan mulai pukul 11.00 – 12.00 WIB. Dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan apapun.

Kegiatan semiformal ini terinspirasi dari berbagai acara tv seperti Kick Andy, Mata Najwa, Hitam Putih dll. Yang mana membahas dan sharing seputar pengalaman seseorang/kisah perjalanan kehidupan orang-orang berprestasi dan sukses dalam berbagai bidang. Harapannya, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi siapa saja yang menyaksikannya. Berikut adalah transkrip/rangkuman sesi tanya jawab dalam bincang santai yang dilaksanakan pada siang hari ini.

Halo Ela dan Hani, apa kabar? Lama tak jumpa ya, wah sebentar lagi sudah mau lulus saja dari SMPN 4 Pakenjeng. Jadi pada moment siang hari ini saya ingin tanya-tanya seputar pengalaman kalian selama menjadi pengurus OSIS. Bagaimana sih ceritanya kok bisa ikut menjadi kandidat/calon dalam pemilihan Ketua/Wakil Ketua OSIS?

Awal mulanya kami ditunjuk oleh wali kelas, Ibu Teti, dan pada akhirnya kami pun bersedia untuk menyalonkan diri menjadi calon OSIS masa bakti 2021/2022.

Bagaimana sih tips, trik dan strateginya kok bisa sampai menang dan terpilih menjadi Ketua/Wakil Ketua OSIS?

Kami juga tidak menyangka akan bisa memenangkan kontestasi/pemilihan menjadi ketua/wakil ketua OSIS. Kami meminta dukungan suara (kampanye) melalui teman-teman satu kelas dan kelas lain melalui WhatApps, karena berhubung saat pemilihan OSIS tahun 2021 kemarin pemilihan OSIS dilaksanakan secara online (link google form), kemudian saya dan hani share ke teman-teman satu sekolahan via WA.

Bagaimana sih perasaannya waktu kali pertama tahu kalau menang dalam pemilihan OSIS?

Awal mulanya saya dan hani senang bisa terpilih sebagai ketua/wakil ketua OSIS baru periode 2021/2022. Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada teman-teman yang telah memberikan dukungan suara dan telah mempercayakan Kepengurusan OSIS kepada kami.

Bisa diceritakan proses pembentukan pengurus OSIS? Terutama dalam memilih teman-teman untuk menempati seksi-seksi bidang dalam pengurus OSIS?

Proses pembentukan Pengurus OSIS dibuat oleh kami berdua. Kami memilih pengurus OSIS untuk menempati seksi-seksi bidang , diantaranya teman-teman yang sudah kami kenal, punya kompetensi di bidang tertentu dan memiliki komitmen yang tinggi untuk berjuang bersama.

Bagaimana keterlibatan teman-teman pengurus OSIS dalam membantu kegiatan OSIS? (Aktif semua atau hanya sebagian saja)

Keterlibatan teman-teman dalam membantu kegiatan OSIS hanya sebagian saja yang bisa diandalkan karena memang tidak mudah untuk merangkul semua pengurus untuk aktif di OSIS karena berbagai hal/alasan.

Program kerja apa saja sih yang disusun setelah dilantik menjadi pengurus OSIS? Program kerja apa saja yang berjalan dan mana yang tidak jalan? Dan apa hambatan / kendala dalam menjalankan kegiatan OSIS?

Kebetulan karena kami dipilih dan menjadi pengurus OSIS pada saat pandemic covid-19 melanda, sehingga kami kurang maksimal dalam menyusun dan menjalankan program kegiatan OSIS.

Dengar-dengar Neng Ela dan Hanifah dapat ranking di kelas, bagaimana mengatur waktu untuk kegiatan belajar dan kegiatan OSIS agar keduanya bisa seimbang?

Mengatur waktu belajar dan kegiatan OSIS memang tidak mudah, tapi kami punya komitmen yang kuat untuk menjalaninya, disaat waktunya belajar maka belajar dengan sungguh-sungguh dan dengan tekun, dan disaat kegiatan OSIS kami laksanakan sebaik mungkin pula.

Apa kesan dan pesan selama menjadi pengurus OSIS di SMPN 4 Pakenjeng?

Alhamdulillah bisa menambah pengalaman dan wawasan dalam berorganisasi. Pesan kami untuk Pengurus OSIS yang baru (periode 2022/2023), semoga bisa mengerjakan tugas yang diemban dengan sebaik-baiknya.

Apa harapan ke depan untuk Pengurus OSIS yang saat ini sudah terpilih? (adek kelas anda, OSIS masa bakti 2022/2023)

Semoga bisa amanah, bisa mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya, bisa menjadi contoh yang baik yang patut untuk ditiru. Dan semoga kedepannya SMPN 4 Pakenjeng menjadi sekolah yang lebih maju lagi, Amin.

Demikian informasi yang bisa disampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk para pembaca sekalian.
Share:

Senin, 13 Juni 2022

Pendaftaran Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022

Mahasiswa Kampus Mengajar (ilustrasi)
Mahasiswa Kampus Mengajar (ilustrasi)
Garut 13-06-2022, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) belum lama ini membuka keran Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Pengumuman pendaftaran seleksi PPG Prajabatan tersebut diunggah di laman ppg.kemdikbud.go.id pada tanggal 2 Juni 2022.

Persyaratan Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022
1. WNI
2. tidak bekerja sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Dapodik
3. berusia paling tinggi 32 tahun pada 31 Desember 2022
4. memiliki ijazah dengan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV
5. memiliki IPK paling rendah 3,00
6. memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani (diserahkan pada saat lapor diri)
7. memiliki surat keterangan berkelakuan baik (diserahkan pada saat lapor diri)
8. memiliki surat keterangan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) (diserahkan pada saat lapor diri)
9. menandatangani pakta integritas
10. mengikuti tahapan seleksi yaitu seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.

Kuota Nasional dan Bidang Studi PPG Prajabatan Tahun 2022 
Kuota nasional Program PPG Prajabatan Tahun 2022 adalah 40.000 mahasiswa. Bidang studi PPG Prajabatan yang dibuka adalah: 
1. Guru Kelas SD
2. Bahasa Indonesia
3. Matematika
4. Guru Kelas TK
5. Pendidikan Luar Biasa
6. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
7. Bahasa Inggris
8. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
9. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
10. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn)
11. Sejarah
12. Ekonomi
13. Biologi
14. Kimia
15. Fisika

Masa Perkuliahan dan Biaya Pendidikan PPG Prajabatan Tahun 2022
Perkuliahan PPG Prajabatan dilaksanakan selama 2 (dua) semenster dan biaya pendidikan per-semester sebesar Rp. 8.500.000,00 (delapan juta lima ratus ribu rupiah). Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022 akan memperoleh beasiswa dalam bentuk biaya pendidikan sebesar Rp. 17.000.000,00 (tujuh belas juta rupiah) untuk mengikuti perkuliahan selama 2 (dua) semester atau 1 (satu) tahun.

Tahapan Seleksi
Ada 3 (tiga) tahapan seleksi yang akan dilaksanakan yaitu:
1. Tahap I 
Seleksi administrasi, yaitu proses penyeleksian kelengkapan berkas dan kesesuaian persyaratan administrasi yang dilakukan secara daring/online melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).
2. Tahap II
Tes substantif, meliputi Tes Penguasaan Bidang dan Tes Kemampuan Dasar Literasi dan Numerasi yang dilaksanakan secara luring/offline pada Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang ditunjuk. Teknis pelaksanaan tes menggunakan aplikasi Computer Assisted Test Asesmen Nasional Berbasis Komputer (CAT ANBK).
3. Tahap III
Tes wawancara, bertujuan untuk menggali lebih dalam kompetensi calon mahasiswa baik profesional dan personal, dilaksanakan secara daring/online melalui media/platform virtual meeting.

Tahapan seleksi bersifat sekuensial sehingga jika dinyatakan tidak lolos pada salah satu tahap, maka tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Biaya pendaftaran dan seleksi tahap I dan II sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) ditanggung oleh calon mahasiswa.

Jadwal Pelaksanaan Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022
1. Pendaftaran seleksi calon mahasiswa (1 - 30 Juni 2022)
2. Pendaftaran seleksi untuk lulusan luar negeri (1 - 25 Juni 2022)
3. Webinar tata cara pendaftaran seleksi calon mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022 (6 Juni 2022)
4. Masa pembayaran biaya pendaftaran dan 
seleksi Tahap I dan II (20- 30 Juni 2022)
5. Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi (6 Juli 2022)
6. Cetak kartu peserta (6 - 10 Juli 2022)
7. Pelaksanaan Tes Substantif (11 - 19 Juli 2022)
8. Pengumuman Kelulusan Tes Substantif (12 Agustus 2022)
9. Pengumuman jadwal wawancara I (15 - 17 Agustus 2022)
10. Pelaksanaan Tes Wawancara I (18- 27 Agustus 2022)
11. Pengumuman hasil Tes Wawancara I (1 September 2022)
12. Konfirmasi Kesediaan mengikuti PPG Prajabatan 2022 (Tahap I) (2 - 4 September 2022)
13. Pengumuman jadwal wawancara II (6 - 7 September 2022)
14. Pelaksanaan Tes Wawancara II (8 - 13 September 2022)
15. Pengumuman hasil Tes Wawancara II (16 September 2022)
16. Konfirmasi kesediaan mengikuti PPG Prajabatan 2022 (Tahap 2) (19 - 21 September 2022)
17. Penetapan Mahasiswa PPG Prajabatan tahun 2022 (23 September 2022)
18. Lapor diri Mahasiswa PPG Prajabatan di LPTK (23 - 30 September 2022)
19. Orientasi Mahasiswa (3 Oktober 2022)
20. Awal Perkuliahan PPG Prajabatan 2022 (4 Oktober 2022)

Untuk informasi resmi dan lengkap dapat dibaca pada Pengumuman Nomor 2518/B/GT.00.03/2022 yang dapat saudara unduh pada tautan/link berikut ini. Terimakasih atas perhatiannya.
Share:

SMPN 4 Pakenjeng Sukses Gelar PAT Tahun Pelajaran 2021 / 2022

Miss Ida Farida, S.Pd. Saat Bertugas Menjadi Pengawas PAT
Miss Ida Farida, S.Pd. Saat Bertugas Menjadi Pengawas PAT
Garut 13-06-2022, SMP Negeri 4 Pakenjeng baru-baru ini menggelar kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) atau Ujian Kenaikan Kelas (UKK) bagi peserta didik kelas VII dan VIII. Kegiatan tahunan ini dilaksanakan mulai hari Senin hingga hari Sabtu tanggal 6 - 11 Juni 2022 di SMPN 4 Pakenjeng, yang terdiri dari 7 ruang ujian.
Para Siswa Tampak Fokus dan Serius Mengerjakan Soal Ujian PAT
Para Siswa Tampak Fokus dan Serius Mengerjakan Soal Ujian PAT
Peserta didik terlihat semangat mengikuti ujian PAT, yang digelar mulai pukul 07.30 hingga pukul 11.30 WIB tiap harinya. Mereka tampak antusias dengan mempersiapkan diri belajar sebaik mungkin agar bisa mengerjakan soal ujian dan bisa naik kelas ke jenjang yang lebih tinggi. 
Penulis Saat Menjadi Pengawas PAT di Ruang 6
Penulis Saat Bertugas Menjadi Pengawas PAT di Ruang 6
Para panitia PAT SMPN 4 Pakenjeng tampak sibuk mempersiapkan sarana dan prasana PAT agar dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Ibu Teti Hermayanti, S.Pd. selaku ketua panitia PAT Tahun Pelajaran 2021/2022 tampak semangat mengatur segala sesuatunya, terutama bank soal dan jawaban, berita acara, dan daftar hadir dan blanko daftar nilai. Selain itu yang tak kalah penting juga mempersiapkan berbagai snack makanan ringan untuk para pengawas ujian.

Semoga kegiatan PAT yang telah digelar di sekolah bisa memberikan manfaat dan pengalaman berharga bagi kita semua, terutama bagi peserta didik dan pendidik. Dan semoga hasil dari ujian siswa bisa memuaskan. Amin YRA.
Share:

SMK PGRI 1 Pakenjeng dan SMPN 4 Pakenjeng Gelar Rapat Gabungan Persiapan Samen

Kepala SMPN 4 Pakenjeng dan Kepala SMK PGRI 1 Pakenjeng Memimpin Acara Rapat
Kepala SMPN 4 Pakenjeng dan Kepala SMK PGRI 1 Pakenjeng Membuka Acara Rapat
Tegalgede 13-06-2022, Belum lama ini keluarga SMPN 4 Pakenjeng, SMK PGRI 1 Pakenjeng, Komite SMPN 4 Pakenjeng, dan Komite SMK PGRI 1 Pakenjeng menggelar rapat gabungan untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan samen atau paturay tineung atau perpisahan sekolah dan kenaikan kelas.
Bapak dan Ibu Guru Antusias Mengikuti Rapat
Bapak dan Ibu Guru Antusias Mengikuti Rapat
Kegiatan rapat tersebut digelar di salah satu ruang kelas SMPN 4 Pakenjeng pada hari sabtu tanggal 11 Juni 2022 pukul 13.00 hingga pukul 16.00 WIB. Kegiatan rapat tersebut membahas berbagai hal teknis mengenai pelaksanaan samen yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2022 mendatang.
Bapak dan Ibu Guru Tampak Semangat Mengikuti Rapat Persiapan Samen
Bapak dan Ibu Guru Tampak Semangat Mengikuti Rapat Persiapan Samen
Panitia kegiatan, Bapak Aceng Juhara, S.Pd., memimpin langsung kegiatan rapat. Mulai dari pemaparan masing-masing seksi bidang, hingga pembahasan rangkaian acara samen atau paturay tineung mendatang. Semoga kegiatan samen dapat berjalan lancar dan segenap panitia yang meliputi guru, karyawan, dan komite sekolah diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga apa yang direncanakan dapat terwujud, Amin YRA.

Share:

Kamis, 02 Juni 2022

SMPN 4 Pakenjeng Gelar Temu Alumni Virtual Perdana

Para Alumni Antusias Mengikuti Acara Virtual
Para Alumni Antusias Mengikuti Acara Virtual
Tegalgede 02-06-2022
, SMPN 4 Pakenjeng belum lama ini menggelar kegiatan virtual pertemuan alumni lintas generasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa 31 Mei 2022 pukul 19.00 sampai pukul 21.00 WIB dengan menggunakan Google Meet. Sebanyak 70 peserta turut hadir dalam pertemuan jarak jauh tersebut yang terdiri dari para guru SMPN 4 Pakenjeng dan para alumni SMPN 4 Pakenjeng mulai angkatan pertama hingga terakhir.
Leaflet Temu Alumni Virtual Lintas Generasi
Leaflet Temu Alumni Virtual Lintas Generasi
Acara virtual perdana dalam pertemuan alumni ini, Bapak Harun Daya, S.Ag., MA. berperan sebagai moderator acara, Kepala Sekolah Bapak Aa Kusdinar, S.Pd., M.Pd. berperan memberikan sambutan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Komite Sekolah Bapak H. Wahyudin, S.Pd.I., dan yang terakhir diskusi penyusunan pengurus IKA Alumni SMPN 4 Pakenjeng yang dipandu oleh Bapak Aceng Juhara, S.Pd.
Para Peserta Pertemuan Virtual Tampak Semangat Menyimak Acara
Para Peserta Pertemuan Virtual Tampak Semangat Menyimak Acara
Alhamdulillah kegiatan pada malam hari tersebut berlangsung lancar dan tertib. Para alumni lintas angkatan cukup antusias mengikuti jalannya acara virtual selama 2 jam tersebut. Meski para alumni kini sudah tersebar di berbagai daerah baik didalam Kabupaten Garut ataupun luar Kabupaten Garut, namun mereka tidak melupakan almamater tempat menimba ilmu waktu dulu.
Share:

Senin, 30 Mei 2022

Pengumuman PPDB SMPN 4 Pakenjeng Tahun Pelajaran 2022 / 2023

Ibu Guru SMPN 4 Pakenjeng Saat Melaksanakan Pembelajaran
Ibu Hidayatur Roihana, S.Pd. Saat Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran
SMPN 4 Pakenjeng terletak di Desa Tegalgede Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut. Berlokasi di wilayah garut bagian selatan, dengan jarak 60 km dari pusat Kota Garut dan 25 km dari Samudera Hindia.

Satuan pendidikan ini terletak di daerah pedesaan, dengan kondisi lingkungan alam yang masih asri dengan udara yang sejuk sepanjang hari karena selain pepohonan yang masih rindang, juga berada pada ketinggian 365 meter Diatas Permukaan Air Laut (DPAL) dengan kondisi topografi berombak-berbukit.

SMPN 4 Pakenjeng berdiri di area lahan seluas 6000 meter persegi dengan sarana dan prasarana yang representatif untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang meliputi: 15 ruang kelas, 10 toilet/kamar kecil, 2 kantin siswa, ruang perpustakaan, laboratorium IPA, laboratorium komputer, ruang guru, tata usaha, kepala sekolah, masjid, ruang OSIS, Pramuka, PMR, UKS, lapangan upacara, sepak bola, basket, voli, badminton, dan tenis meja.
Para Siswa Antusias Mengikuti Kegiatan Pembelajaran
Para Siswa Antusias Mengikuti Kegiatan Pembelajaran
Terdapat 26 pendidik dan tenaga kependidikan professional sesuai bidang keahlian dan sudah berpengalaman yang terdiri dari: 4 orang pendidik lulusan S2/magister dan 22 orang pendidik lulusan S1/sarjana yang berasal dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Adapun akreditasi SMPN 4 Pakenjeng saat ini adalah A (unggul) dengan nilai 93 berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BANSM) yang berlaku sejak tanggal 8 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2026.

Di SMPN 4 Pakenjeng terdapat berbagai kegiatan peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakat yaitu kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang meliputi: OSIS, Pramuka, PMR, Voli, Tenis Meja, Karya Ilmiah Remaja, Kerohanian Islam dan lain sebagainya.

Dalam rangka pengembangan karakter peserta didik, SMPN 4 Pakenjeng secara rutin menggelar kegiatan pembiasaan pada pagi hari sebelum pelaksanaan proses pembelajaran, diantaranya: Hari Senin Upacara Bendera Merah Putih, Hari Selasa dan Rabu tadarus Al Qur’an dan pembacaan Asma’ul Husna, Hari Kamis ceramah keagamaan, Hari Jum’at kerja bakti bersih-bersih lingkungan sekolah dan Hari Sabtu olahraga senam.

Para Siswa Sedang Belajar Praktik Mengoperasikan IT
Para Siswa Sedang Belajar Praktik Mengoperasikan IT
Adapun prestasi akademik maupun non akademik yang pernah diraih oleh satuan pendidikan, pendidik dan peserta didik dalam kurun waktu 5 tahun terakhir adalah:
Satuan Pendidikan: Terpilih sebagai sekolah penyelenggara Programme for International Student Assessment (PISA)
Pendidik: Peringkat 3 terbaik pada Latsar CPNS PPSDM Regional Bandung
Peserta Didik: 
1. Juara 3 Voli Putri tingkat Kecamatan Pakenjeng
2. Peringkat 10 besar kompetisi menulis artikel DWP Kominfo
3. Peringkat 20 besar lomba video HGN PPPPTK PKn dan IPS
4. Kontingen Paskibraka Kecamatan Pakenjeng

Di era globalisasi seperti sekarang ini berbagai perubahan dan perkembangan begitu cepat yang mana telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan. SMPN 4 Pakenjeng berupaya menjawab tantangan tersebut dengan ikhtiar mengembangkan Keterampilan Abad 21 bagi peserta didik yang meliputi: critical thinking and problem solving, creativity, communication dan collaboration. Harapannya setelah lulus nanti, peserta didik mempunyai kompetensi yang berguna bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat, serta memiliki bekal yang cukup sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungan kehidupan yang semakin kompleks di masa yang akan datang.

Hingga kini SMPN 4 Pakenjeng terus berbenah dengan berupaya meningkatkan mutu pendidikan agar sejalan dengan standar nasional pendidikan yang telah diamanatkan oleh Undang-undang diantaranya: implementasi kurikulum merdeka yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek, standarisasi sarana dan prasaran pendidikan, peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan yang berkelanjutan, update perkembangan terkini teknologi informasi dan komunikasi dan menjadikan satuan pendidikan yang bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. 
Para Siswa Sedang Belajar Kelompok dengan Semangat
Para Siswa Sedang Belajar Kelompok dengan Semangat
Saat ini SMPN 4 Pakenjeng membuka seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi lulusan SD/MI/Sederajat untuk tahun pelajaran 2022/2023 dengan prinsip obyektif, transparan dan akuntabel.

Adapun masa pendaftaran PPDB dimulai dari tanggal 23 Mei 2022 sampai dengan 9 Juli 2022.

Berkas persyaratan pendaftaran yang perlu disiapkan oleh calon peserta didik baru meliputi:
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Photocopy SKHUN dilegalisir
3. Photocopy surat keterangan lulus
4. Pas Photo ukuran 2x3 dan 3x4
5. Mengisi biodata siswa
6. Mengisi surat pernyataan siswa
7. Mengisi surat persetujuan orangtua/wali
8. Photocopy akta kelahiran
9. Photocopy KTP orangtua siswa
10. Photocopy KK
11. Photocopy kartu bantuan sosial (bagi yang memiliki)

Adapun alur pendaftaran PPDB yaitu:
1. Calon peserta didik menyiapkan berkas persyaratan pendaftaran
2. Mengisi formulir pendaftaran dan mengumpulkan berkas persyaratan 
3. Pengumuman hasil seleksi berkas/administrasi
4. Tes seleksi akademik
5. Pengumuman hasil tes seleksi akademik
6. Daftar ulang bagi calon peserta didik yang dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi.
Para Siswa Terlihat Khusyu' Membaca/Tadarus Al Qur'an
Para Siswa Terlihat Khusyu' Membaca/Tadarus Al Qur'an
Adapun jadwal PPDB di SMPN 4 Pakenjeng yaitu:
1. Masa pendaftaran: 23 Mei 2022 – 9 Juli 2022
2. Pengumuman hasil seleksi berkas/administrasi: 10 Juli 2022
3. Tes seleksi akademik: 11 Juli 2022
4. Pengumuman hasil tes seleksi akademik: 14 Juli 2022
5. Daftar ulang: 14-16 Juli 2022
6. Awal Tahun Ajaran Baru 2022/2023: 18 Juli 2022

Adapun informasi PPDB SMPN 4 Pakenjeng dapat dilihat pada kanal:
Website: www.smpn4pakenjeng.sch.id
Youtube: Channel Opak Ketan
Facebook: SMPN IV Pakenjeng
Instagram: Info SMPN 4 Pakenjeng

Atau bisa menghubungi Panitia PPDB Bapak Harun Daya, S.Ag., MA., Bapak Aceng Juhara, S.Pd., dan Bapak Yudi Ramdani, S.Pd.
Atau bisa datang langsung ke Sekretariat PPDB SMPN 4 Pakenjeng di alamat Kampung Talun, Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Share:

Follower

Find US

Download Aplikasi Android SMPN 4 Pakenjeng